ALARM RADIASI NUKLIR KANADA MENYALA AKIBAT SALAH PENCET

liputan6kita – Alaram radiasi nuklir kanada menyala akibat salah pencet. Pesan berantai peringatan ancaman radiasi nuklir di Kanada menyebar cepat pada Minggu (12/1) pekan lalu. Namun, ternyata peringatan tersebut ternyata keliru akibat kesalahan ketika uji sistem saat pergantian giliran jaga pengawas reaktor nuklir yang berada di Provinsi Pickering, Ontario.

Seperti dilansir dari The Globe and Mail, Selasa (14/1), pesan berantai bahaya radiasi nuklir tersebar pada pukul 07.20 waktu setempat. Warga setempat sempat panik dan kebingungan akibat peringatan tersebut.

Menurut perkiraan awal perwakilan kantor wilayah Kementerian Hukum di Ontario, Sylvia Jones, penyebaran pesan peringatan radiasi tersebut diduga kuat akibat kekeliruan ketika dilakukan uji sistem. Hal itu adalah prosedur lazim yang dilakukan dua kali dalam satu hari di kompleks reaktor nuklir Darlington, sekat Danau Ontario, sekitar 35 kilometer sebelah timur dari Pickering.

Baca juga artikel kami –Panasnya suhu politik di Timur Tengah merembet hingga ke Indonesia. Proses pengujian sistemperingatan bahaya di reaktor yang dikelola oleh Ontario Power Generation terdiri dari beberapa tahapan. Untuk penduduk yang berada dalam radius tiga kilometer akan diberi peringatan dengan sirene. Sedangkan bagi penduduk yang berada pada jarak sepuluh kilometer dari reaktor akan diberi peringatan melalui sambungan telepon. Pengendali pesan peringatan melalui ponsel adalah pihak pemerintah provinsi.

Prosedur itu kami lakukan dua kali dalam sehari untuk memastikan sistem peringatan berfungsi,” kata Jones. Akibat hal itu, Jones mendesak supaya kejadian tersebut diusut. Dia meminta hal itu kepada Pelaksana Tugas Kepala Badan Gawat Darurat Ontario, Douglas Browne. Akan tetapi, kelompok oposisi dan penentang nuklir yang terdiri dari anggota Partai Demokratik Baru (NDP).  Peter Tabuns, Ketua Partai Hijau Mike Schreiner dan anggota parlemen dari Partai Liberal, Mitzie Hunter, mendesak supaya insiden tersebut harus diselidiki menyeluruh oleh Ombudsman. Pembangkit nuklir Pickering adalah salah satu generator nuklir terbesar di dunia. Fasilitas ini terletak sekitar 50 kilometer sebelah timur Toronto, kota terpadat di Kanada dengan 3 juta warganya.

Pemerintah provinsi Ontario meminta maaf atas alarm palsu tersebut. Mereka mengatakan alarm tak sengaja terkirim dalam sebuah latihan rutin. Sementara Wali Kota Pickering Dave Ryan, yang mengaku sempat panik setelah mendapatkan alarm itu, mendesak dilakukannya penyelidikan. Walau saya lega tidak ada peristiwa darurat, tapi saya marah kesalahan seperti itu terjadi. Saya telah berbicara kepada provinsi dan menuntut penyelidikan penuh,” kata Ryan di Twitter.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!