Anies Hamburkan Ratusan Juta Dana APBD DKI Jakarta Hanya Untuk Jalan-Jalan Kebun Teh (Tea Walk)

Anies Hamburkan Ratusan Juta Dana APBD DKI Jakarta Hanya Untuk Jalan-Jalan Kebun Teh (Tea Walk)

Liputan6kita – Anies Hamburkan Ratusan Juta Dana APBD DKI Jakarta Hanya Untuk Jalan-Jalan Kebun Teh (Tea Walk). Jalan-jalan kebun teh (tea walk) Korpri DKI Jakarta 2017 memakan anggaran sampai ratusan juta rupiah.

Sekda DKI Jakarta Saefullah mengatakan anggaran tea walk ini diambil dari APBD DKI Jakarta 2017. Namun tidak semua biaya kegiatan tea walk dibebankan kepada APBD DKI Jakarta.

Sebagian anggaran tea walk disediakan oleh urungan seluruh anggota Korpri DKI Jakarta.

“(Anggaran tea walk) Rp 225 juta dari APBD. Kekurangan yang lain swadaya, seperti pakaian, akomodasi, semua dari anggota Korpri masing-masing,” kata Saefullah di Gunung Mas, Puncak, Jawa Barat, Sabtu (21/10/2017).

Menurut Saefullah, anggaran tersebut tak hanya dipakai untuk tea walk saja.

Dana yang ada juga dimanfaatkan untuk santunan anak yatim-piatu dan sumbangan pembangunan masjid yang ada di sekitar Gunung Mas.

“Rp 15 juta untuk sumbangan pembangunan masjid, dan santunan puluhan anak yatim-piatu masing-masing sebesar Rp 300 ribu,” terang dia.

Setelah mengikuti acara Tea Walk, Mobil Gubernus Anis terobos Jalur One Way, padahal polisi sudah memperingati agar lewat jalur alternatif.

“Komunikasi dengan ajudan Pak Anies, (namanya) Pak Didiet, ‘mau turun bisa nggak’ sekitar jam 10.00 WIB lewat telepon. Saya sampaikan dari awal sifatnya tunggu one way dulu,” kata Kasat Lantas Polres Bogor AKP Hasby Ristama kepada wartawan, Sabtu (21/10/2017).

Hasby menambahkan saat itu dirinya sudah memberitahu jika arah Bogor menuju Puncak sedang diberlakukan sistem one way. Sehingga dia menyarankan agar rombongan Anies melalui jalur alternatif.

Hasby mengatakan hari ini proses one way menuju kawasan Puncak juga terhambat karena padatnya kendaraan di acara Tea Walk Korpri di Gunung Mas. Dia menambahkan kepadatan di Puncak pun tak terelakkan.

Hingga saat ini Anies belum memberikan konfirmasi soal peristiwa ini. Sebelumnya, Wagub DKI Sandiaga Uno menyebut dia juga terjebak macet saat menuju acara Tea Walk Korpri DKI di Gunung Mas. Meski macet, menurutnya acara ini juga memberi dampak ke masyarakat.

Saat dimintai konfirmasi, Korpri DKI menyebut urusan izin adalah tanggung jawab pengelola lokasi karena sudah dimintai retribusi. Didi mengatakan retribusi itu sudah termasuk tanggung jawab soal keamanan. Dia menegaskan Pemprov DKI memang tidak perlu mengajukan izin kepada kepolisian.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!