Aiptu Sunaryanto Menembak Pelaku Perampokan Di Angkot KWK

Aiptu Sunaryanto Menembak Pelaku Perampokan Di Angkot KWK

Liputan6kita – Aiptu Sunaryanto melakukan laga aksi penyanderaan yang dilakukan oleh penodong di angkot KWK jurusan rawamangun-pulogebang, jakarta timur menyita perhatian publik.

Aiptu Sunaryanto yang masih mengenakan jaket hitam dengan warna kuning yang menyala, polisi lalu lintas itu memegang senjata api di lengan kanannya. Suasana kala itu sangat menegangkan.

Hermawan merangkul Risma yang sedang menggendong anaknya dengan sangat kencang. Sebilah pisau juga mengarah pada leher sebelah kanannya.

“mundur, mundur ayo-ayo kita bubar,” teriak warga dalam video tersebut.

Di dalam mobil, penodong yang juga memegang telepon genggam warna abu-abu itu kemudian berteriak. “kalau mau mati mati semua, yah tolong majuin,” kata pelaku.

Aiptu Sunaryanto lantas mencoba meredam emosinya. “Sampean saya bantu,” katanya. Warga yang berkerumun seolah mencari sopir dari angkot tersebut.

Sunaryanto berusaha bersabar dan mencoba mencari celah dan menunggu kelengahan pelaku. Sebab, sangat sulit bertindak dalam keadaan seperti itu.

Jika dia gegabah, Risma atau anaknya bisa menjadi korban. Jika tak segera bertindak, maka juga bisa mendatangkan risiko yang sama.

“cepet woy, udah siapa saja, pak maju pak, Saya tusuk nih saya ga takut,” ancam pelaku. Kemudian polisi itu berbisik pada seorang warga. Tak lama kemudian, warga yang berkerumun di lokasi diminta untuk mundur.

Khususnya warga yang ada di bagian belakang angkot. “mundur bang, mundur, kasih jarak, kasih jarak biar nengok kesono (belakang),” kata seorang pria di dalam video.

Benar saja, ketika lokasi belakang angkot sudah kosong, suara ledakan terdengar dari dalam angkot. Warga kemudian langsung berkerumun kembali.

Tembakan Suharyanto itu tepat sasaran, mengenai tangan kanan Hermawan yang memegang pisau.  Padahal, tangan Hermawan itulah yang digunakan untuk menodong dan posisinya sangat dekat dengan kepala Risma dan anaknya.

Beruntung, tindakan Aiptu Suharyanto sangat akurat di saat yang tepat.

Sedangkan Pelaku sempat diamankan di kantor polisi Subsektor Klender untuk menghindari amukan massa yang saat itu geram atas ulahnya. Sekitar pukul 19.30 WIB, pelaku dibawa ke RS Polri untuk selanjutnya diperiksa di Polsek Duren Sawit, Jakarta Timur.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!